8 Agustus 2020
Bacaa Doa Sholat Dhuha dan Kautamaannya

Bacaa Doa Sholat Dhuha dan Kautamaannya

Sholat Dhuha menjadi salah satu amalan sunnah di pagi hari yang bisa kita jalankan untuk mendapatkan pahala serta melancarkan pintu rezeki.

Dikutip dalam buku ‘Dahsyatnya Tahajud, Subuh dan Dhuha: Keberkahan Bangun Pagi’ oleh Adnan Tarsyah menyebutkan, Abu Dzar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setiap tulang dan persendian badan dari kamu ada sedekahnya; setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap amar ma’ruf adalah sedekah. Maka yang dapat mencukupi hal itu hanyalah dua rakaat yang dilakukannya dari sholat Dhuha.” (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Dawud).

Selain itu, Abu Hurairah r.a juga berkata, “Kekasihku, Muhammad SAW berwasiat kepadaku agar melakukan tiga hal: Berpuasa tiga hari setiap bulan (Hijriah, yaitu puasa putih atau puasa ayyamul Bidh tanggal 13,14,15), dua rakaat sholat Dhuha dan agar aku melakukan sholat witir dulu sebelum tidur.” (HR Bukhari-Muslim).

Keberkahan sholat Dhuha juga disebutkan dalam buku ‘ 33 Macam Jenis Shalat Sunnah‘ oleh Muhammad Ajib, Lc., MA. Ada hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tabrani dalam kitab al-Mu’jam al-Ausat yakni:

Baca Juga  Sejarah Sholawat Asyghil

“Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad Shallahu alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya di surga ada satu pintu dinamakan pintu dhuha. Nanti pada hari kiamat akan ada yang memanggil: “Manakah orang yang dulu di dunia sering sholat Dhuha? Ini adalah pintu kalian dan masuklah dengan rahmad Allah SWT.” (HR. at-Tabrani).

Mayoritas ulama sepakat sholat Dhuha minimal 2 rakaat dan paling banyak adalah 8 rakaat. Namun ada sejumlah juga seperti Imam ar-Rafi’iy dan Imam ar-Ruyani yang menyebut sholat Dhuha bisa dikerjakan hingga maksimal 12 rakaat.

Mengenai waktu sholat Dhuha para ulama sepakat boleh dikerjakan di saat matahari pagi sudah sempurna bulatannya hingga diakhir waktu sebelum adzan dzuhur atau belum masuk waktu dzuhur.

Adapun bacaan doa setelah sholat Dhuha lengkap dengan artinya adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.”

Baca Juga  Memahami Makna Pelukan dan Jabat Tangan

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya: “Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Pilihan Lain

Selamat datang di layanan kami Setuju Lain Kali

Privacy & Cookies Policy