Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

FMDI Gelar Refleksi Kemerdekaan: Pemuda Desa Harus Kreatif-Inovatif

Listen to this article

Forum Mahasiswa Desa Indonesia (FMDI) menggelar Refleksi Kemerdekaan untuk ikut serta memperingati hari kemerdekaan nasional di Kantor MWC NU Batang-Batang Sumenep, pada Minggu pagi (22/08/2021).

Ketua FMDI, Nor Mahmudi mengatakan pihaknya mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa desa agar ikut serta meramaikan hari kemerdekaan bukan hanya dengan upacara semata, namun juga berkecimpung dalam diskusi untuk bersama-sama memikirkan agar kemerdekaan benar-benar nyata dirasakan oleh masyarakat desa.

“Kita ingin kemerdekaan bukan hanya diucapkan di mulut dan media sosial. Namun benar-benar ada aksi nyata untuk mewujudkan kemerdekaan yang dibutuhkan oleh masyarakat bawah. Tiada lain yang diharapkan oleh masyarakat adalah pemuda dan mahasiswa agar menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi mereka pada para pemangku kebijakan,” katanya.

Sementara itu, narasumber yang hadir, Pengurus PC Ansor Sumenep dan Penasehat FMDI, Adi Purnomo mengatakan tantangan era global saat ini menuntut pemuda desa agar kreatif dan inovatif dalam menjawab semua itu. Pemuda desa hari ini dituntuk untuk tidak hanya menjadi penonton, karena akan terus dikikis dan ditinggalkan oleh zaman.

“Permasalahan akan menguji kita untuk terus melangkah dengan matang. Intinya jangan sampai jika ada rintangan berhenti untuk bergerak. Kondisi saat ini menuntut para pemuda untuk melek zaman. Misal saat ini karena sudah zaman digital, maka pemuda desa juga harus ikut andil dan mengisi ruang yang sudah tersedia. Jika kita tidak mau masuk, maka langkah kita akan stagnan disini saja.” Terangnya.

Mantan aktivis PMII Sumenep itu juga menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita mulia bersama agar masyarakat benar-benar merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, maka tak bisa dipungkiri, peran serta pemuda desa untuk ikut andil didalamnya agar terus berkontribusi aktif menjawab segala kebutuhan masyarakat tentu sangat diharapkan.

“Solidaritas antar pemuda dan masyarakat perlu untuk dibangun sedini mungkin, karena hal itu akan menjadi kekuatan utama untuk menghadirkan kemerdekaan serta kesejahteraan yang sesungguhnya ditengah masyarakat. Masyarakat tak buth banyak wacana. Masyarakat butuh bukti nyata yang bisa mereka lihat dan rasakan,” pungkasnya.

Editor : Abdul Warits