Lihatlah Bitonah Sang Pemimpin, Sebelum Memilihnya

Spread the love

Memilih pemimpin adalah suatu kewajiban umat Islam, karena dengan adanya pemimpin segala urusan umat Islam akan bisa tercover, dan syiar Islam akan bisa dijalankan dengan baik. Dengan alasan yang demikian sudah seyogyanya untuk memilih pemimpin yang amanah dan jujur.

Dalam suatu pepatah Arab juga dikatakan bahwa sifat pemimpin adalah representasi dari sifat umatnya. Hal ini bisa menunjukan bahwa kharakter pemimpin sama dengan karakter umatnya.

Dalam bentuk negara yang modern seperti sekarang ini, dalam menjalankan roda pemerintahannya seorang pemimpin pasti dibantu oleh menteri serta orang-orang kepercayaannya. Oleh karena yang demikian sebelum memilih pemimpin maka amati dan lihatlah dulu siapa saja orang-orang yang berada di belakang calon pemimpin tersebut. Karena orang-orang yang berada dibelakang pemimpin tersebut akan menjadi pembantunya dalam menjalankan roda pemerintahanya.

Baik buruknya seorang pemimpin juga bisa ditentukan dari orang-orang yang berada disekitarnya. Dalam hal ini Abu Qilabah berkata janganlah bertanya siapa dia tapi tanyakan siapa temannya karena setiap orang akan meniru temannya.

Dalam Bahasa orang Arab orang-orang yang berada dibelakang pemimpin, atau orang-orang disekitar pemimpin dinamakan bitonah.

Kata bitonah ini terdapat dalam hadist nabi yaitu bahwasanya Nabi pernah bersabda “Tidaklah Allah Mengutus seorang nabi atau khalifah selain ia mempunyai dua bitonah, bitonah yang memerintahkan kebaikan dan memotivasinya dan bitonah yang mendorong untuk berbuat kejahatan, maka orang yang terjaga adalah yang dijaga oleh Allah”.

Kata bitonah ini juga terdapat dalam Alquran surat Al-Imran ayat 118. Prof Mahmud Yunus dalam tafsirnya menyatakan bahwa makna bitonah adalah teman yang mampu menyimpan rahasia, sedangkan Prof. Quraisy Shihab mengartikan sebagai orang-orang kepercayaan.

Berdasarkan pemahaman kata bitonah dalam hadis nabi dan Alquran, bisa disimpulkan bahwa bitonah itu bisa meliputi hal internal atau eksternal seorang pemimipin. Internalnya adalah karakter pemimpin itu sendiri (baik, amanah, jujur, khianat, emosinan dll) sedangkan hal eksternalnya adalah orang-orang yang berada dibelakang pemimpin tersebut

Dengan demikiaan sebelum memilih pemimpin, alangkah lebih baiknya untuk melihat dulu siapa orang-orang yang berada dibelakangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: