25.3 C
Indonesia
16 Juli 2019
Hikmah

Menjaga Persaudaraan Ala Rasullah

Persaudaraan adalah kekuatan, persaudaraan adalah modal utama untuk membangun kemajuan peradaban. kemajuan peradaban akan sulit tercapai apabila masyarakat masih saling berseteru. Walaupun terkadang perseteruan ini disebabkan oleh hal yang sepele. Yang jelas dengan adanya persaudaraan maka secara otomatis akan merekatkan persatuan. Dengan menjaga persaudaraan juga akan menumbuhkan solidaritas, nah solidaritas inilah kunci untuk membangun persatuan.

Nabi mengingatkan bahwa mukmin satu dengan yang lainnya adalah saudara bak sebuah bangunan yang saling menguatkan. Dalam sabdanya beliau berkata ““Orang mukmin satu dengan orang mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain.” (HR. Muslim).

Persaudaraan amatlah penting untuk dijaga, karena persaudaraan adalah nikmat Allah, tidak menjaga persaudaraan berarti menjadi manusia yang kufur terhadap nikmatnya. Sebagai mana firmannya dalam Surat Al-Imran Ayat 103 “Dan berpegang-teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara”

Ayat tersebut, disamping memerintahkan untuk menjaga persaudaraan juga mengingatkan kepada kita agar berpegang teguh pada tali Allah dengan tidak terpecah belah dan bercerai berai. 

Menjaga persaudaran juga menjadi indikator seorang muslim yang baik. Sebagai sabda Nabi, muslim adalah manusia yang umat muslim selamat dari ucapan dan perbuatanya. Itu artinya apabila manusia lain tersakiti dengan omongan dan tindakanya maka diragukan kemuslimanya. Tersakitinya orang lain tersebut juga sebagai salah satu indikator kita mencedrai persaudaraan. 

Kalau diamati, Sekarang ini nilai persaudaraan kita semakin menurun, hal ini disebabkan karena menguatnya politik identitas. Identitas dibawa-bawa keranah publik, dengan tujuan untuk mengdiskretsikan atau mengecilkan identitas-identitas lainnya. Menguatnya politik identitas ini sangat membahayakan persatuan kita yang telah terjalin dan terpupuk sejak lama.

hal lain yang dapat menurunkan nilai persaudaraan adalah perpedaan pandangan politik. Perbedaan pandangan politik ini apabila tidak dikelola dengan baik dan dewasa akan menyebabkan perpecahan. Gusdur sendiri pernah mengatakan yang dilarang dalam berbangsa dan bernegara bukanlah perbedaan melainkan perpecahan. padahal perbedaan sendiri merupakan sunah ilahi kepada setiap mahluknya. Oleh karenanya yang dibutuhkan bangsa ini adalah mengelola perbedaan bukan menolak perbedaan.

Hal yang sangat meyedihkan juga bagi kita sekarang ini adalah mulai dipertontonkannya hal-hal yang mencederai nilai-nilai persaudaraan. Berseteru yang tak berkesudahan hanya karena perbedaan pandangan. Padahal sebenarnya perbedaan itu bukanlah menjadi sebab timbulnya permusuhan. Hanya saja kita yang belum dewasa dalam menyikapi perbedaan itu. Seharusnya kita menyadari bahwa perbedaan merupakan sunnatullah. Bukankah Allah SWT menciptakan kita menjadi beragam suku dan bangsa agar kita saling mengenal? Sejatinya, Allah SWT menjadikan keragaman itu supaya kita saling mengenal, bukan untuk saling membenci dan bermusuhan.

Related posts

Cara Menaklukkan Hawa Nafsuh

khalwani ahmad

Di Antara Keajaiban Kelahiran Nabi Saw (Bagian I)

PENA SANTRI

Doa di Malam Rindu

PENA SANTRI

Kisah Gusdur Dan Takmir Masjid

admin

Sebelum Berakhir, Ini Kisah Wanita Mulia Di Bulan Rajab

khalwani ahmad

Gus Dur dan Kisah Mahasiswa Nakal

admin

Leave a Comment