27.1 C
Indonesia
23 September 2019
Peringati Haul Pendiri NU dan Pengasuh, Harfatain Adakan Yasinan dan Tahlilan 1

Peringati Haul Pendiri NU dan Pengasuh, Harfatain Adakan Yasinan dan Tahlilan

Sumenep_ Kepergian KH. Hasyim Asy’ari menyimpan banyak duka dan kenangan. Beliau wafat pada tanggal 07 Ramadhan 1440 H. setelah mendirikan organisasi terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) 1926 H. Sehingga para santri-santrinya terus mengingat bahkan memanjatkan doa setiap hari wafatnya tiba. Seperti yang dilaksanakan oleh organisasi Harakah al-Fataa Al-Muttahidin (HARFATAIN) Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Selatan. (12/05/19).

Mereka mengadakan Yasinan dan Tahlilan dengan melibatkan para anggota dan santri berkisar lima puluh orang bertempat di kediaman Ferdi Rahmat Hidayat salah satu anggota Harfatain. Hal ini dilakukan sebagai upaya meneladani segala bentuk yang telah beliau torehkan semasa hidupnya.

“Sebagai santrinya sudah menjadi kewajiban untuk selalu mengenang dan mengingat akan wafatnya beliau. Karena berkat kegigihannya kita mampu merasakan kemerdekaan. Maka sangat pantas bagi kita untuk terus meneladani pemikiran, gerakan, kearifan dan segala apa yang ada pada beliau.” Ucap Adhib Annal Hazan selaku ketua umum Harfatain.

Selain haul KH. Hasyim Asy’ari, pada bulan ramadhan ini pun juga merupakan haul pendiri pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Selatan, KH. Ishomuddin. “Memanjatkan doa serta berucap syukur atas segala perjuangannya dengan harapan barokah bisa kita rasakan.” Lanjut Aan sapaan akrabnya.

Kegiatan ini mendapat respon baik dari pengasuh K. Halimi Ishomuddin melalui perizinan yang diberikan. “Segala bentuk nilai-nilai yang telah mereka berikan harus dipertahankan dan dilanjutkan oleh generasi sekarang. Terlebih untuk kemaslahatan NU yang merupakan warisan kebaikan dan telah menjadi rumah terindang menyejukkan bagi kita semua.” Kata Ahmad Naufal pembina organisasi Harfatain.

Pilihan Lain

Selamat datang di layanan kami Setuju Lain Kali

Privacy & Cookies Policy