8 Agustus 2020
Syarakh Hikam Ibnu Athaillah Al-Sakandari

Syarakh Al Hikam (2) Pahamilah Maqam Dirimu

AL HIKAM
(Kalam ke-2 )

ارادتك التجريد مع اقامة الله اياك في الاسباب من الشهوة الخفية، وارادتك الاسباب مع اقامة الله اياك في التجريد انحطاطا عن الهمة العالية

“Keinginanmu bertajrid padahal Allah menempatkanmu pada maqam kasb adalah bisikan nafsu yang halus. Sedangkan keinginanmu untuk kasb padahal Allah menempatkanmu pada maqam tajrid adalah kemerosotan dari cita-cita yang tinggi.”

“Your desire to be tajrid even thought Allah has put you in kasb place is vague lust (hidden passion). As your desire to be enter the asbab place, even thougt Allah has put you in tajrid place, is to fall from a noble place.”

(Syaikh Ahmad ibnu Muhammad Ibnu Atha’illah As-Sakandari)

KETERANGAN :
Tanda bahwa seseorang berada pada maqam asbab/kasb adalah apabila Allah memberi karunia berupa lapangan pekerjaan baginya. Agamanya tetap selamat dalam menjalani pekerjaannya, dan dia tidak tamak dengan melihat karunia orang lain. Dan dia tetap bisa menjalankan kewajiban-kewajiban Agama.

Adapun tanda seseorang berada pada maqom tajrid adalah Allah memudahkannya dalam rejekinya tanpa harus bekerja. Dan hatinya tetap tenang ketika tidak ada rejeki yang datang, tetap teguh bergantung kepada Allah dan terus tekun dalam beribadah.

Baca Juga  Selamat Jalan KH. Maimun Zubair

Orang yang bermaqom kasb dan menghendaki tajrid, ini adalah bisikan nafsu. Kalau tidak maka ia akan ridho dengan kedudukan yang telah dipilih untuknya. Sedangkan orang yang bermaqom tajrid dan ingin beralih pada asbab, ini berarti ia menurunkan dirinya dari maqom yang tinggi, yakni setelah mendapat kesempatan untuk terus beribadah (bercinta) dengan Allah SWT.

الهي انت مقصودي ورضاك مطلوبي

#Al_Hikam

Pilihan Lain

Selamat datang di layanan kami Setuju Lain Kali

Privacy & Cookies Policy