4 Juni 2020
Syarakh-Hikam-Ibnu-Athaillah-Al-Sakandari

Syarakh Al Hikam (VI) Allah Kabulkan Doamu Sesui Kehendak-Nya Bukan Kehendakmu

AL HIKAM
(Kalam VI)

لا يكن تأخر أمد العطاء مع الالحلح في الدعاء موجبا ليأسك، فهو ضمن لك الاجابة فيما يختاره لك، لا فيما تختار لنفسك وفي الوقت الذي يريد، لا في الوقت الذي تزيد

“Jangan sampai tertundanya karunia (Tuhan) kepadamu, setelah berulangnya do’amu, membuatmu putus asa. Karena Allah mengabulkan doa sesuai pilihan-Nya bukan pilihanmu, serta pada waktu yang diinginkan-Nya, bukan waktu yang kau inginkan.”

In if spite of intense supplication, there is delay in the timing of the gift, let that not be the cause for your despairing. He has guaranteed you a response in what He chooses for you, not in what you choose for yourself, and at the time He desire, not the time you desire.”

(Syaikh Ahmad ibnu Muhammad Ibnu Atha’illah As-Sakandari)

KETERANGAN:
Allah SWT menegaskan bahwa Dia mengabulkan semua do’a hambanya. Dia berfirman : “Berdoalah kepada-Ku, niscaya, akan Kukabulkan untukmu” (QS, Almukminun:60)

Sebagai seorang hamba kita harus yakin bahwa Allah akan menjawab dan mengabulkan doa kita.

Baca Juga  Perkembangan Tarekat

Namun kita juga harus menyadari bahwa bagaimana dan kapan do’a kita dijawab adalah mutlak ketentuan Allah SWT. Oleh karena itu hendaknya kita terus bersabar atas do’a-do’a yang belum terjawab dan jangan berputus asa.

Pilihan Lain

Selamat datang di layanan kami Setuju Lain Kali

Privacy & Cookies Policy