26.2 C
Indonesia
23 September 2019
Tata Cara Sholat Idul Adha

Tata Cara Sholat Idul Adha

Pada Hari Raya Idul Adha kita melakukan sholat Idul Adha. Bagaimana niat, bacaan sholat, dan tata caranya?
Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2019 atau 1440 H jatuh pada 11 Agustus. Sholat Idul Adha adalah shalat yang diadakan pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah.

Sholat ini bertepatan dengan ibadah haji di Mekah. Karena itu, Hari Raya Idul Adha disebut juga dengan Hari Raya Haji atau Hari Raya Qurban karena disunnahkan berkurban bagi yang mampu.

Pada hari itu, umat Muslim melaksanakan shalat Idul Adha dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Momen Idul Adha menjadi simbol ketakwaan dan kecintaan umat Muslim kepada Allah SWT.

Seperti Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim juga akan melakukan ibadah sholat Idul Adha berjamaah pada tanggal 10 Dzulhijjah. Setelah sholat, umat Muslim akan melakukan penyembelihan hewan kurban.

Nah, Sholat Idul Adha dilakukan dua rakaat dan hukumnya sunnah. Meskipun sunnah, tata cara sholat Idul Adha harus dilakukan dengan lengkap.

Shalat Idul Adha di Jakarta dan sekitarnya dilakukan sekitar pukul 07.00. Ada satu anjuran sebelum melaksanakan sholat Idul Adha yaitu tidak makan sebelumnya. Sedangkan saat sholat Idul Fitri dianjurkan untuk makan sebelumnya.

Berikut niat dan bacaan, serta tata cara sholat Idul Adha:

1. Niat dan Bacaan Sholat Idul Adha

Untuk mengawali Sholat Idul Adha, dimulai dari niat. Niat dilakukan agar ibadah menjadi khusyuk.

Berikut niat dan bacaan sholat Idul Adha:

Bahasa Arab:
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Bahasa latin:
Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.

2. Tata Cara Sholat Idul Adha

Setelah niat, kita melakukan:

a. Takbiratul ihram

Setelah takbiratul ihram yakni membaca doa iftitah

b. Baca Takbir 7 Kali di Rakaat Pertama

Kemudian dilanjutkan dengan membaca takbir sebanyak tujuh kali di rakaat pertama.

Di antara takbir tersebut, terdapat bacaan:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar”.

Setelah itu, sholat seperti biasa. Diawali dengan membaca surat Al-Fatihah dan lanjutkan dnegan surat lainnya. Disunnahkan untuk membaca surat Qof, Al- Qomar, Al- A’la, atau surat Al-Gosiyah. Kemudian dilanjutkan dengan ruku, sujud, duduk di antara dua sujud dan seterusnya.

c. Baca Takbir 5 Kali di Rakat Kedua

Kemudian takbir 5 kali di rakaat kedua. Pada rakaat kedua, umat Muslim wajib membaca takbir sebanyak lima kali. Setelah itu melakukan bacaan khusus sama seperti pada rakaat pertama. Pada rakaat kedua, umat Islam dianjurkan untuk membaca surat Al-Ghasyiyah. Sholat dilanjutkan seperti biasa dan diakhiri dengan mengucap salam.

Setelah salam, disarankan untuk tidak bergegas pulang. Umat Muslim dianjurkan untuk mendengarkan khutbah terlebih dahulu hingga selesai, sama seperti sholat Idul Fitri.

d. Khutbah Pertama Baca Takbir 9 Kali

Di awal khutbah pertama disunnahkan membaca takbir 9 kali. Sementara pada khutbah kedua, disunnahkan membaca takbir sebanyak 7 kali.

Pilihan Lain

Selamat datang di layanan kami Setuju Lain Kali

Privacy & Cookies Policy