28.5 C
Indonesia
15 Desember 2019

WUJUDIYAH HAMZAH FANSURI: Elaborasi Sufisme Islam dan Sosio-Lokalitas Masyarakat Nusantara

WUJUDIYAH HAMZAH FANSURI: Elaborasi Sufisme Islam dan Sosio-Lokalitas Masyarakat Nusantara 27

Oleh Ahmad Fairozi & Ummi Hasanah
Sufisme adalah jalan yang dapat mengantarkan manusia kedirat tuhannya. Bagi Hamzah Fansuri manusia hanya akan sampai pada tuhannya hanya dengan cara ia mengenal dirinya sendiri. Dengan merenungi dirinya sendiri, bahkan alam semesta dan jagat raya selainnya, manusia akan sampai mengenal tuhan setalah melalui berbagai tahap yang oleh Hamzah Fansuri disebut martabat lima, la taayun, taa’yun a-awal, taa’yun al-tsani, a’yan tsabitan dana’yan kharijan. Sufisme Hamzah Fansuri ini dikenal dengan Tasawuf Wujudiyah.
Namun demikian, seorang yang menapaki jalan sufi ini diwajibkan memenuhi setidaknya dua syarat. Pertama, memilili kecukupan ilmu dan termasuk juga memilih mursyid. Kedua, memiliki kegigihan jiwa dan kekuatan batin dalam menjalankan syariat dan laku tarekat. Sebagaimana dijelaskan dalam Syair Perahu dan Asrar al-Arifin.
Key Word: Hamzah Fansuri, Wujudiyah, Tasawuf Nusantara

Selanjutnya Baca di https://drive.google.com/open?id=1pMWEjaM_GK5ytrfHS2_KfPcUI3oDcNNW

Pilihan Lain

Selamat datang di layanan kami Setuju Lain Kali

Privacy & Cookies Policy